Selasa, 06 September 2016

Bagaimana Seharusnya Menangani Produk susu ?



Seringkali kasus keracunan pangan justru terjadi akibat kesalahan penanganan di tingkat pengguna. Berikut adalah beberapa tips yang bisa digunakan untuk menangani produk susu:


1. Pilih bahan baku atau susu berkualitas baik
Untuk menghasilkan produk bermutu tinggi dan aman, maka bahan bakunya juga dipastikan harus berkualitas. Jika menggunakan suplier, pastikan produk yang diinginkan telah sesuai dengan spesifikasi dan standar. Sedangkan jika membeli di pasar, pastikan sifat fisik produk tidak menyimpang, kemasan dalam kondisi bagus, dan memiliki umur simpan yang cukup hingga habis digunakan.

2. Baca petunjuk penyimpanan dan penggunaan
Hal terpenting lainnya adalah membaca petunjuk penyimpanan dan penggunaan yang biasanya tertera pada label. Pastikan bahwa penyimpanan dan penggunaan produk telah sesuai dengan petunjuk tersebut. Misalnya, padasuhu berapa susu harus disimpan atau digunakan.

3. Jaga kebersihan peralatan dan personil
Seringkali kontaminasi silang terjadi melalui peralatan dan personil. Oleh sebab itu, kebersihan peralatan dan personil harus dijaga, terutama bagi yang kontak langsung dengan susu. Jika diperlukan, lakukan audit secara berkala.

4. Cegah temperature abuse
Tidak jarang kita sudah merasa bahwa produk disimpan pada suhu yang benar. Namun
kenyataannya suhu tersebut tidak tercapai (terjadi temperature abuse). Hal ini bisa terjadi
karena beberapa faktor, seperti buka tutup lemari pendingin yang terlalu sering, lemari pendingin yang melebihi kapasitas, atau termometer yang bekerja kurang baik. Untuk mengatasi hal tersebut, maka pastikan lemari pendingin dalam kondisi baik dan sesuai kapasitas, tidak membuka-tutup lemari pendingin terlalu sering, serta mengkalibrasi termometer secara rutin.

Senin, 05 September 2016

susu memiliki sifat mudah rusak, Bagaimana Kita Dapat Mencegahnya?

Secara alami, susu sebenarnya memang media yang ideal bagi pertumbuhan beberapa jenis mikroba, bahkan beberapa diantaranya bersifat patogen yang dapat menyebabkan penyakit. Selain Cronobacter sp mikroba patogen yang juga dapat ditemukan pada susu antara lain lain Bacillus cereus, Brucella abortus, Shiga toxin producing Eschericia coli (STEC), Campylobacter jejuni, Listeria monocytogenes, Salmonella spp, dan lainnya.

mencegah susu rusak, akafarma malang

Potensi sumber terjadinya kontaminasi juga cukup banyak, mulai dari saat pemerahan, misal akibat sapi yang sedang sakit, kandang yang kotor, pekerja tidak bersih; suhu pengolahan dan distribusi yang menyimpang; dan lainnya.

Rabu, 31 Agustus 2016

AKAFARMA MALANG RAYAKAN HUT RI 71 DENGAN LOMBA DI BAWAH AIR

Akademi Analis Farmasi dan Makanan (Akafarma) dan Akademi Farmasi (Akfar) Putra Indonesia Malang (PIM) berkerjasama dengan Malang Underwater Community (MUC) menggelar event Agustusan Underwater kemaren (30/8). Berlokasi di taman wisata Wendit Water Park (WWC) Pakis, event ini sukses menarik minat fotografer Malang Raya khususnya underwater fotograpy.

Uniknya dalam Agustusan underwater ini semua lomba dilakukan didalam air. lomba tarik tambang dan cokot koin pun gelar di dalam air. Lomba tersebut diikuti oleh enam orang mahasiswa Akafarma dan Akfar PIM. Lia Fitriani salah satu peserta tarik tambang menuturkan bahwa acara ini sangat unik dan seru. Butuh teknik untuk dapat melakukan tarik tambang dalam air.”Sering kehabisan nafas ketika tarik tambang dalam air, tapi setelah berkali kali baru bisa menyesuaikan,”tambah gadis kelahiran Bali 21 tahun yang lalu.

Cokot koin pun tak kalah seru dengan tarik tambang. Dua orang saling beradu merebut koin yang ada dalam air. Mereka mengumpulkan koin terbanyak untuk menjadi pemenang. Habli salah satu peserta menjelaskan sangat tertantang ketika ditawari ikut agustusan underwater. “Seru cokot koinya, konsen terpecah jadi dua, harus tahan napas dan harus cokot koin,”tambah mahasiswa Akafarma yang berasal dari makasar.

Kamis, 26 Mei 2016

Binaan Akafarma PIM Raih Juara Lomba Produk Posdaya 2016



Malang – Posadaya Bianaan Akademi Analis Farmasi dan Makanan (Akafarma) Putra Indonesia Malang (PIM) berhasil menyabet  Juara 3 Lomba Produk Posdaya (Pos Pemberdayaan keluarga)  yang diselenggarakan Posdaya Korwil 2 Jatim wilayah Malang Raya dan Blitar 24 Mei 2016 lalu. Akafarma mengajukan kelurahan Jatimulyo dan Kelurahan lesanpuro untuk ikut berkompetisi dalam ajang tersebut namun Kelurahan Jatimulyo yang meraih juara 3 kategori produk berbahan kain.



Lomba terbagi dalam tiga kategori yaitu kategori makanan minuman, berbahan kain dan handycraft. Akafarma PIM dengan dua kelurahan binaannya berkompetisi dengan tiga kategori. Kelurahan jatimulyo mengikuti ktegori bebahan kain dan handycraft dengan produknya taplak meja kain perca dan sandal hias sedangkan kelurahan lesanpuro mengikuti satu kategori yaitu kategori makanan minuman dengan produknya eskrim jagung , mie nabati dan nugget buah.
Sebagai pendamping Posdaya, Akafarma PIM ini juga memberikan bantuan informasi maupun pelatihan-pelatihan bagi kemajuan Posdaya. Diharapkan dari Posdaya ini bisa melahirkan pengusaha-pengusaha baru untuk turut mensejahterakan masyarakat. Ke depan, Posdaya harus bisa bermitra dengan berbagai kalangan bagaimana caranya Posdaya ini bisa lebih maju dan berkembang lagi.

Selasa, 30 Juni 2015

TIPS SEHAT DAN LANCAR MENJALANI PUASA

Pernahkah berpikir, apa yang kita makan setiap hari itu berpengaruh terhadap kesehatan organ2 tubuh kita. Hidup sehat itu adalah lifetime process. Berlangsung terus menerus seumur hidup. Meskipun tidak ada yg melihat, tidak ada yg mengawasi, tapi kita memilih untuk menguasai pikiran dan kehendak kita untuk makan yg berguna saja bagi tubuh, bukan apa yg kelihatan enak di mata dan lidah saja. Mungkin bagi sebagian orang tidak terlalu mementingkan tentang menu apa yang akan kita makan diwaktu puasa memilih menu makan waktu menjalankan ibadah puasa yang tepat nantinya akan membuat puasa kita tidak terganggu oleh lemas atau ngantuk. Untuk membuat tubuh kita merasa tetap fit dalam berpuasa, tentunya kita harus pintar-pintar memilih menu makan yang sehat dan tepat .

 ● Saat sahur usahakan untuk membatasi asupan teh dan kopi. Pasalnya, dua asupan tsb membuat metabolisme berjalan cepat. Sehingga cepat mendatangkan rasa haus meski tak terdehidrasi.
● Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang lambat dicerna dan memiliki serat yang tinggi. Contohnya gandum, padi-padian, kacang-kacangan, biji-bijian, nasi merah.
● Saat berbuka puasa dianjurkan untuk mengonsumsi kurma karena mengandung gula serat, karbohidrat, kalium dan magnesium. Dengan kurma, kebutuhan nutrisi tubuh yang hilang selama puasa perlahan dipenuhi.
● Mengonsumsi pisang saat berbuka sangat baik bagi tubuh Anda, sebab pisang merupakan sumber kalium, magnesium dan karbohidrat.
● Batasi makanan yang digoreng saat berbuka, karena dapat meningkatkan sel-sel lemak dalam tubuh. Hal ini karena seorang yang sudah di usia lanjut cenderung memiliki keluhan penyakit yang disebabkan lemak, seperti penyakit jantung, jantung koroner dan hipertensi.
● Batasi makanan yang lebih cepat dicerna, seperti gula. Hal ini bisa cepat mendatangkan rasa haus ditengah Anda menjalani puasa nantinya.
● Konsumsi air atau jus buah antara berbuka puasa dan sebelum tidur. Hal ini bertujuan untuk menyediakan kebutuhan cairan dalam tubuh untuk Anda lancar beraktivitas esok harinya.
● Hindari terlalu banyak makanan es, karena memudahkan Anda kenyang. Dimana asupan makanan gizi yang lengkap akan menurun karena tak bisa masuk dalam tubuh.

Selamat menjalankan ibadah shaum dan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Semoga diberi kelancaran, kesehatan dan khusyu' serta ikhlas menjalaninya

Tahukah Kamu Menanam Pepaya Ternyata Bisa dicangkok


Pepaya merupakan salah satu buah yang memiliki khasiat luar biasa bagi kesehatan tubuh semua orang. Buah ini mudah ditemukan di daerah pedesaan maupun di pasar tradisional dan modern. Harganya yang relatif murah, menjadikan buah tersebut dapat dinikmati oleh semua orang di berbagai kelas sosial yang berbeda. Buah ini sangat lezat untuk dimakan saat daging buahnya sudah masak atau matang. Dengan tekstur daging yang lembut dan rasanya yang manis, anak kecil pun sangat menyukai buah ini

Perbanyakan tanaman pepaya biasaya dilakukan dengan cara generatif dengan cara mengisolasi bunga pepaya sebeluh mekar supaya tidak terserbuki dengan bunga yang lain yang disinyalir dapat menyebabkan penimpangan sifat pada generasi selanjutnya. cara seperti ini cukup efektif dan mudah sehingga sangat jarang dijumpai orang melakukan perbanyakan dengan cara vegetatif seperti salah satunya dengan teknik mencangkok.

Teknik untuk cangkok Pepaya

1. Cari pohon induk yg Baik, Potong supaya tumbuh tunas baru.
2. Bila tunas dah cukup besar, Potongan spt dlm gambar, masukkan kayu supaya lubang itu tidak tertutup.
3. Kasih tanah Balut dgn plastik atau serabut kelapa
4. Tunggu sampai  keluar akar baru potong dan pindahkan.
5. Lihat hasilnya Pepaya dengan buah yang lebat

Rabu, 27 Mei 2015

AKAFARMA PIM Jawaban atas Peluang Menghadapi MEA 2015



Dengan berkembangnya pasar bebas, ditandai dengan diberlakukannya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) pada tahun 2015, Indonesia akan menghadapi tantangan yang cukup besar. Tantangan utama yang sedang dihadapi Indonesia adalah peningkatan daya saing dan keunggulan kompetitif di semua sektor. Banyak peluang dan tantangan yang akan dihadapi Indonesia menjelang MEA. Seperti telah menjadi kesepakatan para pemimpin ASEAN untuk mentransformasikan ASEAN menjadi kawasan bebas aliran barang, jasa, investasi, permodalan, dan tenaga kerja. Mau tidak mau, siap atau tidak siap Indonesia harus menyongsong datangnya MEA 2015, menciptakan peluang serta kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia luar bahwa Indonesia mampu bersaing dalam segala hal.
Pernah disampaikan oleh salah seorang guru besar bidang ekonomi Prof. Suyanto dalam sebuah seminar dengan tema “Problematika Kesiapan SDM Indonesia Menyongsong Implementasi ASEAN Free Trade Area (AFTA) 2015”,  ada 5 ketrampilan yang harus dipenuhi oleh seorang lulusan perguruan tinggi agar dapat bersaing, yaitu: kemampuan berkomunikasi secara verbal, kolaborasi, profesional di bidangnya, mampu menulis dengan baik, serta kemampuan untuk memecahkan masalah. Ada beberapa hal yang digarisbawahi tentang bagaimana model pembelajaran yang sesuai dengan ciri abad ke-21, yaitu: pembelajaran yang diarahkan untuk mendorong peserta didik mencari tahu dari berbagai sumber observasi, dan bukan diberitahu, pembelajaran yang diarahkan untuk mampu merumuskan masalah, bukan hanya menjawab masalah, pembelajaran yang diarahkan untuk melatih berfikir analitis dan bukan berfikir mekanistis, serta pembelajaran yang menekankan pentingnya kerjasama dan kolaborasi dalam menyelesaikan masalah.
Melihat fenomena yang demikian, maka AKAFARMA PIM (Akademi Analis Farmasi dan Makanan Putra Indonesia Malang) merancang pembelajaran yang humanistik.  Artinya pembelajaran yang dilakukan ditujukan untuk membentuk manusia seutuhnya. Manusia yang cerdas dengan segala karakternya yang unggul. Kurikulum dan kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antarpeserta didik, peserta didik dengan dosen, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi. Pengalaman belajar dimaksud dapat terwujud melalui pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Pengalaman belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta  didik  sesuai  budaya dan karakter bangsa. Penilaian hasil belajar dilakukan dengan menggunakan penilaian yang autentik melalui pengamatan kinerja, sikap, penilaian hasil karya berupa proyek atau produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri.  Diharapkan nantinya luaran merupakan manusia yang cerdas dan berkarakter unggul sesuai dengan kompetensi dan profesionalismenya.
AKAFARMA merupakan jenjang pendidikan Diploma Tiga (D-III) yang bertujuan menghasilkan Ahli Madya Analis Farmasi dan Makanan yang berkompeten di bidangnya, berdedikasi dan berkualitas. Sebagai Analis Farmasi dan Makanan, lulusan mampu memasuki dunia kerja sebagai tenaga laboratorium kontrol kualitas (QC), laboratorium penelitian dan pengembangan (R&D)/ laboratorium Quality Assurance (QA) di Industri Obat Tradisional/Jamu, Industri Makanan dan Minuman, Industri Farmasi, Industri Kosmetik dan Alat Kesehatan, Kepemerintahan (Dinas Kesehatan dan BBPOM) maupun lembaga penelitian lainnya. Selain itu lulusan juga dibekali dengan kemampuan entrepreunership untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi wirausahawan di bidang kefarmasian.
Sering ada pemikiran bahwa farmasi merupakan salah satu jurusan yang “eksklusif” karena termasuk sulit,  namun anggapan itu dapat ditepis karena proses pembelajaran di AKAFARMA PIM didesain menarik dan menyesuaikan kebutuhan mahasiswa sebagai insan pembelajar. Mahasiswa dididik untuk menjadi pribadi yang cerdas, berdedikasi dan berkarakter unggul melalui pembelajaran yang humanis. Pribadi yang cerdas adalah pribadi yang mampu menyelesaikan masalah dalam segala aspek kehidupan serta mempunyai kemampuan untuk menciptakan suatu produk/karya yang kreatif dan inovatif.
Pembelajaran di AKAFARMA PIM ditujukan pada peningkatan kepribadian dan kemampuan berpikir mahasiswa. Untuk itu peran dosen menjadi sangat kompleks. Dosen di AKAFARMA PIM tidak hanya sekedar “mengajar”. Dosen berperan sebagai fasilitator, motivator, konsultan, dan evaluator selama proses pembelajaran. Dosen terus diupayakan untuk mengembangkan profesionalismenya melalui pengembangan model-model pembelajaran yang benar-benar mampu mengaktifkan dan menciptakan kondisi pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan sekaligus menyenangkan. Dengan demikian peserta didik akan merasakan kebermaknaan belajar bagi hidup dan kehidupannya dan akhirnya meaningful learning akan terwujud.
Pembelajaran di AKAFARMA PIM tidak hanya difokuskan pada pembentukan manusia cerdas, namun juga pembentukan pribadi yang berkarakter unggul. Pembentukan  karakter mahasiswa diinternalisasikan dalam proses pembelajaran.  Sasaran integrasinya adalah materi kuliah, prosedur penyampaian, serta pemaknaan pengalaman belajar para mahasiswa. Konsekuensi dari pembelajaran terpadu, maka model belajar para mahasiswa harus bervariasi sesuai dengan karakter masing-masing. Variasi belajar itu dapat berupa membaca bahan rujukan, melakukan pengamatan, melakukan percobaan, mewawancarai narasumber, dan sebagainya dengan cara kelompok maupun individual. Selain itu aktualisasi diri sebagai bentuk penempaan karakter difasilitasi melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat non akademik seperti pada UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang dikelola oleh Senat Mahasiswa. Nilai-nilai kepemimpinan, kreatif, inovatif, spiritual, kedisiplinan, mandiri, bertanggungjawab dan entrepreneur pada mahasiswa diharapkan akan tercapai.
Hal ini telah terbukti dengan diterimanya proposal penelitian baik dosen (Penelitian Dosen Pemula dan Penelitian Hibah Bersaing) maupun mahasiswa (Program Kreativitas Mahasiswa dan Program Mahasiswa Wirausaha) oleh Kopertis wilayah 7 Jawa Timur maupun Ditjen DIKTI Kemendikbud sejak tahun 2010 sampai saat ini. AKAFARMA PIM juga meraih penghargaan dari Kopertis wilayah 7 Jawa Timur sebagai salah satu Perguruan dengan tata kelola dan kelembagaan yang baik pada 2012, Perguruan Tinggi kategori Akademi Unggulan tahun 2013 serta Perguruan Tinggi Berprestasi kategori Akademi tahun 2015.
Selain itu, sebagai hasil pembelajaran yang bermutu ini, banyak lulusan AKAFARMA PIM yang telah “dipesan” oleh dunia industry sebelum mereka diwisuda. Hampir 60% lulusan telah bekerja bahkan sebelum mereka menerima ijazah. Banyak respon positif yang diberikan oleh dunia industry pada lulusan AKAFARMA PIM. Terbukti dengan banyaknya permintaan untuk open recruitment maupun lowongan pekerjaan di biro Humas PIM.
AKAFARMA PIM telah banyak menjalin kerjasama di dunia industry seperti PT Interbat, PT Sasa Inti, PT Meiji, PT Vitapharm, PT Garuda Food, PT Balatif, PT MSD Pharma, PT Cheil Jeddang, Perum Jasa Tirta di Malang dan Mojokerto, BPOM di Yogyakarta, BBTPPI di Semarang serta Pemkot Malang dalam pelaksanaan pendampingan kegiatan Posdaya di Kelurahan Arjosari.