Bagi kalian yang ingin meneruskan pendidikan masuk ke perguruan tinggi tentunya harus sudah menyiapkan jurusan apa yang akan diambil nanti.
Perpaduan Minat, Bakat dan Jaminan Ekonomi Masa Depan adalah perpaduan yang sempurna saat kita memilih jurusan. Pikirkan baik-baik, jangan gegabah dalam menentukan jurusan apalagi sekedar ikut teman , bicarakan dengan orang tua, guru BK, kalau bisa tes bakat minat terlebih dahulu. Dan yang tidak kalah penting, pertimbangkan peluang kerja setelah lulus. Jangan sampai kita sudah menghabiskan waktu biaya dan tenaga untuk kuliah tapi hasilnya sulit mencari kerja.
Kuliah membutuhkan banyak biaya dan waktu yang tidak sebentar. Maka, selagi masih belum terlanjur, memilih jurusan kuliah harus memang benar-benar tepat untuk anda, jangan sampai nantinya putus ditengah jalan.
Let's Join With Akademi Kefarmasian Putra Indonesia Malang For Your Future
Kamis, 22 Januari 2015
Rabu, 19 November 2014
WASPADAI GANGUAN KESEHATAN DI MUSIM HUJAN
Musim hujan telah tiba Akhir Akhir ini udara di sekitar kita mulai
terasa sangat dingin terlebih jika malam hari sampai menjelang pagi . suhu
dingin ini dapat memicu timbulnya berbagai macamganguan kesehatan pada manusia.
Apa lagi jika daya tahan tubuh kita sedang tidak fit. Berikut adalah beberapa
ganguan kesehatan yang dapat diakibatkan
oleh udara atau cuaca dingin :
1.
Dehidrasi
Gangguan dalam keseimbangan cairan atau air pada tubuh hal ini karena
pengeluaran air lebih banyak dari pemasukan. Di suhu dingin tubuh secara
otomatis akan banyak mengeluarkan panas sehingga
akan menyebabkan pemakaian energy dan cairan yang berlebih sehinggga dapat
menyebabkan dehidrasi. Selain itu udara yang dingin membuat rasa haus pun
berkurang sehinggga tubuhpun kekuarangan asupan cairan.
2.
Alergi udara dingin
Alergi udara dingin seringkali dianggap sebagai flu
dikarenakan gejalanya hampir sama. Angapan yang salah ini dapat mengakibatkan
kita meminum obat yang tidak tepat. Walaupun bahaya yang ditimbulkan oleh
kekeliruan minum obat ini cukup minor, akan tetapi jika ini berulang terustentu
dapat mengakibatkan gangguan pada tubuh juga, dalam hal ini kan memperberat
kerja hepar.
3.
Kulit Kering
Cuaca dingin dapat menyebabkan kulit menjadi terasa
kering dan keriput . hal ini dapat membuat rasa tidak nyaman dan tidak sedap
dipandang, terutama bagi para wanita. Biasanya kulit kering ini hanya bersifat
sementara. Namun juga ini tidak segera ditangani bekas bekas kulit kering ini
akan Nampak jelas berupa keriput dan garis garis halus pada kulit.
4.
Mimisan
Mimisan adalah pendarahan dari hidung. Jika tidak ada penyakit lain mimisan
biasanya hanya merupakan kelainan pada membuluh darah di hidung dan penyebabnya
bervariasi. Salah satu penyebab mimisan adalah perubahan cuaca. Udara dingin
dapat memicu alergi udara dingin pada anak
yang menyebabkan hidung menjadi terasa gatal serta pembuluh darah di
hidung melebar dan tipis. Ketika anak menggosok hidungnya pembuluh darah ini
gampang sekali pecah, dan darah pun akan mengucur keluar.
Selasa, 30 September 2014
AKAFARMA PUTRA INDONESIA MALANG GELAR WISUDA
MALANG – Putra Indonesia Malang (PIM) menggelar wisuda bagi 139
mahasiswa hari ini, (27/9/14) di Hotel Harris. Wisudawan terdiri dari 38
mahasiswa Akafarma dan 101 mahasiswa Akfar.
Menurut Ketua Panitia Wisuda Tahun Ajaran 2013/2014, Kiantoro, prosesi wisuda akan ditandai dengan sumpah wisudawan yang dipimpin Direktur Akafarma dan Direktur Akfar.
“Prosesi wisuda ini akan ditandai juga dengan pembagian salinan ijazah kepada lulusan dan disaksikan oleh Persatuan Ahli Farmasi Indonesia,” ujar Kiantoro kepada Malang Post.
Menurut Kian, panggilan akrab Kiantoro, sejumlah tamu akan hadir dalam wisuda kali ini. diantaranya dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, industri yang bekerjasama dengan PIM, apotek, rumah sakit, dan perusahaan.
Acara lainnya yang akan disuguhkan adalah penyerahan penghargaan kepada mahasiswa terbaik PIM. Diantaranya peraih IPK tertinggi, prestasi non akademik, dan pemenang program kreativitas mahasiswa (PKM). Orasi ilmiah juga akan dipersembahkan oleh calon wisudan Akfra yakni Retno Purbaningrum.
Selain acara resmi wisuda, PIM juga akan menampilkan sejumlah hiburan. Yakni penampilkan UKM yang ada di PIM diantaranya tari, musik, dan paduan suara mahasiswa. Yang unik adalah penampilan stand up comedy dengan membawakan tema Pelayanan Kefarmasian. Acara ini digelar bekerjasama dengan komunitas stand up comedy Malang.
Menurutnya, prosesi wisuda yang ditampilkan oleh PIM bermaksud untuk mengangkat nilai-nilai tradisi yang tercermin dari hiburan tari, paduan suara dan lagu daerah.
Sementara itu pada Kamis (25/9/14), PIM menggelar job fair untuk calon wisudawan, alumni dan mahasiswa. Ada sedikitnya 100 lowongan kerja yang disiapkan oleh Viva Generic, Miracle, Apotek Sehat, Landson dan Interbat.
Sebenarnya, menurut Ketua Panitia Job Fair Teguh Zakaria, dari sekitar 139 calon wisudawan PIM yang akan diwisuda hari ini, sebanyak 50 persen sudah diterima kerja. Praktis hanya tersisa separuh saja yang memanfaatkan tawaran job fair kemarin.
”Ada 50 persen lebih calon wisudawan yang sudah bekerja sebelum job fair ini digelar, sehingga tidak semua lowongan kerja bisa dipenuhi,” ujarnya.
Diakuinya, PIM memiliki target untuk bisa mengantarkan semua mahasiswanya baik Akfar dan Akafarma, bekerja sebelum wisuda. Selain melalui job fair, mahasiswa diwadahi pula dalam kegiatan open rekrutmen yang dilaksanakan langsung di kampus. Karena tingginya kebutuhan dunia kerja bidang farmasi, menurut Teguh target 100 persen kerja sebelum lulus, bisa dipenuhi.
Secara umum posisi yang ditawarkan oleh perusahaan dalam job fair kemarin adalah produksi farmasi, asisten apoteker, pemasaran farmasi dan klinik kecantikan. Mahasiswa datang membawa lamaran dan sekaligus menggali informasi mengenai profil perusahaan. Kesempatan ini menurutnya tidak hanya diberikan kepada mahasiswa yang akan lulus saja, tetapi juga kepada mahasiswa semester V. Karena diharapkan mereka sudah mendapatkan gambaran lebih awal mengenai profil perusahaan yang akan mereka pilih untuk berkarir nantinya. (oci/red)
Menurut Ketua Panitia Wisuda Tahun Ajaran 2013/2014, Kiantoro, prosesi wisuda akan ditandai dengan sumpah wisudawan yang dipimpin Direktur Akafarma dan Direktur Akfar.
“Prosesi wisuda ini akan ditandai juga dengan pembagian salinan ijazah kepada lulusan dan disaksikan oleh Persatuan Ahli Farmasi Indonesia,” ujar Kiantoro kepada Malang Post.
Menurut Kian, panggilan akrab Kiantoro, sejumlah tamu akan hadir dalam wisuda kali ini. diantaranya dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, industri yang bekerjasama dengan PIM, apotek, rumah sakit, dan perusahaan.
Acara lainnya yang akan disuguhkan adalah penyerahan penghargaan kepada mahasiswa terbaik PIM. Diantaranya peraih IPK tertinggi, prestasi non akademik, dan pemenang program kreativitas mahasiswa (PKM). Orasi ilmiah juga akan dipersembahkan oleh calon wisudan Akfra yakni Retno Purbaningrum.
Selain acara resmi wisuda, PIM juga akan menampilkan sejumlah hiburan. Yakni penampilkan UKM yang ada di PIM diantaranya tari, musik, dan paduan suara mahasiswa. Yang unik adalah penampilan stand up comedy dengan membawakan tema Pelayanan Kefarmasian. Acara ini digelar bekerjasama dengan komunitas stand up comedy Malang.
Menurutnya, prosesi wisuda yang ditampilkan oleh PIM bermaksud untuk mengangkat nilai-nilai tradisi yang tercermin dari hiburan tari, paduan suara dan lagu daerah.
Sementara itu pada Kamis (25/9/14), PIM menggelar job fair untuk calon wisudawan, alumni dan mahasiswa. Ada sedikitnya 100 lowongan kerja yang disiapkan oleh Viva Generic, Miracle, Apotek Sehat, Landson dan Interbat.
Sebenarnya, menurut Ketua Panitia Job Fair Teguh Zakaria, dari sekitar 139 calon wisudawan PIM yang akan diwisuda hari ini, sebanyak 50 persen sudah diterima kerja. Praktis hanya tersisa separuh saja yang memanfaatkan tawaran job fair kemarin.
”Ada 50 persen lebih calon wisudawan yang sudah bekerja sebelum job fair ini digelar, sehingga tidak semua lowongan kerja bisa dipenuhi,” ujarnya.
Diakuinya, PIM memiliki target untuk bisa mengantarkan semua mahasiswanya baik Akfar dan Akafarma, bekerja sebelum wisuda. Selain melalui job fair, mahasiswa diwadahi pula dalam kegiatan open rekrutmen yang dilaksanakan langsung di kampus. Karena tingginya kebutuhan dunia kerja bidang farmasi, menurut Teguh target 100 persen kerja sebelum lulus, bisa dipenuhi.
Secara umum posisi yang ditawarkan oleh perusahaan dalam job fair kemarin adalah produksi farmasi, asisten apoteker, pemasaran farmasi dan klinik kecantikan. Mahasiswa datang membawa lamaran dan sekaligus menggali informasi mengenai profil perusahaan. Kesempatan ini menurutnya tidak hanya diberikan kepada mahasiswa yang akan lulus saja, tetapi juga kepada mahasiswa semester V. Karena diharapkan mereka sudah mendapatkan gambaran lebih awal mengenai profil perusahaan yang akan mereka pilih untuk berkarir nantinya. (oci/red)
Minggu, 21 September 2014
Amankah Kosmetik Yang Kamu Pakai?
Saat ini kosmetik sudah menjadi bagian
penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama kaum hawa. Kosmetik dapat
merawat dan menutupi cacat fisik pada wajah dan tubuh seseorang apabila
penggunaannya benar dan kandungan didalamnya aman. Tetapi jika kandungan
bahan kosmetik tersebut tidak aman maka kesehatan kita yang akan
menjadi taruhannya. Oleh karena itu, sebaiknya kita mengetahui
bahan-bahan apa saja yang sudah dilarang penggunaanya dalam kosmetik dan
bagaimana mengenali kosmetik yang aman untuk kita gunakan.
Pada Juni 2009 Badan POM telah
memerintahkan untuk menarik dari peredaran produk kosmetik yang
mengandung bahan berbahaya / bahan dilarang yaitu Merkuri, Hidrokinon,
Asam Retinoat, Zat Warna Merah K.3 (CI 15585), Merah K.10 (Rhodamin B)
dan Jingga K.1 (CI 12075).
Berbagai resiko dan efek yang tidak
diinginkan dari penggunaan Bahan Berbahaya / Bahan Dilarang tersebut
adalah sebagai berikut :
Merkuri (Hg) / Air Raksa termasuk logam
berat berbahaya, yang dalam konsentrasi kecilpun dapat bersifat racun.
Pemakaian Merkuri (Hg) dapat menimbulkan berbagai hal, mulai dari
perubahan warna kulit yang akhirnya dapat menyebabkan bintik-bintik
hitam pada kulit, alergi, iritasi kulit, kerusakan permanen pada susunan
syaraf, otak, ginjal dan gangguan perkembangan janin. Bahkan paparan
jangka pendek dalam dosis tinggi dapat menyebabkan muntah-muntah, diare
dan kerusakan ginjal serta merupakan zat karsinogenik (menyebabkan
kanker) pada manusia
Hidrokinon termasuk golongan obat keras
yang hanya dapat digunakan berdasarkan resep dokter. Bahaya pemakaian
obat keras ini tanpa pengawasan dokter dapat menyebabkan iritasi kulit,
kulit menjadi merah dan rasa terbakar, bercak-bercak hitam.
Asam Retinoat / Tretinoin / Retinoic Acid dapat menyebabkan kulit kering, rasa terbakar, teratogenik (cacat pada janin)
Bahan pewarna Merah K.3 (CI 15585), Merah
K.10 (Rhodamin B) dan Jingga K.1 (CI 12075) merupakan zat warna
sintetis yang umumnya digunakan sebagai zat warna kertas, tekstil atau
tinta. Zat warna ini merupakan zat karsinogenik (dapat menyebabkan
kanker). Rhodamin B dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan kerusakan
hati.
Lalu bagimanakah cara mengenali kosmetik
yang aman serta tidak mengandung bahan berbahaya????. Berikut adalah
langkah-langkah untuk mendapatkan kosmetik yang aman:
- Membeli kosmetik pada tempat yang sudah terkenal menjual produk-produk bermutu dan asli.
- Pada saat menerima kosmetik, periksalah kemasan kosmetik anda. Jika kemasan sudah sedikit cacat maka terdapat kemungkinan kosmetik tersebut sudah dipalsukan dan diisi bahan-bahan berbahaya.
- Periksalah nomor registrasi pada kosmetik anda. Nomor registrasi berupa huruf CD diikuti 10 digit nomor atau CA diikuti 11 digit nomor.
- Periksalah ingredient atau kandungan yang terdapat pada kosmetik tersebut. Jika mengandung salah satu bahan di atas maka anda berhak untuk menolak membelinya.
- Periksalah manufacturing date atau tanggal pembuatannya, biasanya berupa tanggal, bulan dan tahun. Gunakan kosmetik sebelum dua tahun dari tanggal pembuatannya untuk mendapatkan kosmetik yang masih bermutu. Jika terdapat tanggal kadaluarsa pada kemasan, maka jangan digunakan lebih dari tanggal tersebut.
- Jika anda menggunakan kosmetik dari klinik kecantikan, tidak ada salahnya jika anda bertanya tentang kandungan kosmetik yang dikeluarkan oleh klinik tersebut. Karena sebagai konsumen anda berhak mengetahui kandungan dari kosmetik tersebut.
Jumat, 19 September 2014
Bosen dengan Momen Wisuda Biasa.., Mahasiswa Akafarma Abadikan Momen Wisudanya dalam Air
![]() |
| Mayang |
Gadis kelahiran Malang ini rencanannya akan diwisuda tanggal 27 September 2014, namun layaknya pre wedding diapun melakukan sesi prawisuda sebelum pelaksanaan wisuda sebenarnya. Gadis yang mirip dengan cheff Farah Queen inipun mengabadikan momen bersejarah ini bersama teman – teman dari Malang Underwater Community.
“Perasaannya seneng banget Mbak akhirnya bisa foto wisuda dengan konsep underwater, tantangan bagi saya untuk foto kali ini adalah bagaimana berpose dalam air. Awalnya sempat putus asa, namun bruntungnya Fotografer dari Malang Underwater Community terus mengajari dan mnyakinkan kalo saya bisa”, Ujar gadis yang lahir tahun 1993 ini. Lebih lanjut saat melihat preview di kamera dia sangat senang dengan hasil yang didapat pasca sesi foto meski harus kembung lantaran kemasukan air kolam.
“Kita setiap sesi hunting akan mencoba menghadirkan sesuatu yang berbeda” ujar Alexander septiardi salah satu pentolan komunitas Malang Underwater Community. Sementara itu Apry Aje selaku koordinator dari PIM Photo Community Kampus PIM Jalan Barito No.5 Malang yang juga anggota Malang Underwater Community menambahkan bahwa konsep dan ide gila dari anggota Malang Underwater Community akan terus dihadirkan untuk memberi sesuatu yang berbeda dalam dunia fotografi. Selain itu dia juga menginginkan seni fotografi di kota Malang lebih dikenal di luar Kota bahkan Manca Negara. “Jadi nantikan ide – ide gila lainnya yang lebih spektakuler dari kami”, Pungkas Apry
Akafarma Dapatkan Dana Hibah Tata Kelola PTS
Bulan April lalu, Akademi Analis Farmasi dan Makanan (AKAFARMA) Putra
Indonesia Malang (PIM) menghadiri undangan Workshop yang
diselenggarakan untuk 240 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang berasal
dari Kopertis Wilayah I s.d. XIV. Workshop diadakan sesuai dengan siklus
tahun anggaran terkait program / kegiatan pemberdayaan kelembagaan dan
peningkatan tata kelola perguruan tinggi.
Workshop yang dilaksanakan di Jakarta, Makassar, Medan, Yogyakarta, Surabaya dan Bandung ini diikuti oleh Rektor/Ketua/Direktur atau unsure pemimpin PT yang mewakili, Ketua atau Sekretaris Senat PT, dan
Ketua/Wakil Ketua Pengurus Badan Hukum Penyelenggara di seluruh Indonesia secara selektif dan efektif.
Kegiatan ini diadakan untuk Peningkatan pemahaman mengenai pengelolaan Perguruan Tinggi Berbasis pada Good University Governance (GUG) dan peningkatan kemampuan pimpinan perguruan tinggi dalam menyusun Rencana Pengembangan Perguruan Tinggi (dalam hal ini adalah Statuta dan Renstra PTS).
Dalam kegiatan ini diadakan kompetisi memperebutkan Dana Hibah Tata Kelola PTS. Seluruh PTS se-Indonesia yang mengikuti workshop ini berkesempatan yang sama untuk mengajukan proposal untuk mendapatkan dana hibah tersebut. Tujuan kompetisi ini adalah memperbaiki statuta dan renstra PTS yang dirasa masih kurang baik.
Dra. Wigang Soelandjari sekretaris Senat Akademi PIM menuturkan seluruh PTS di Indonesia mengikuti kompetisi ini. Kali ini sebagai tamu yang diundang, AKAFARMA PIM pun mengikuti kegiatan ini. “Alhamdulillah, AKAFARMA merupakan satu-satunya PTS tingkat Kopertis VII Jatim yang mendapatkan Dana Hibah Tata Kelola Kampus di bagian Statuta”. Tutur Dosen AKAFARMA PIM tersebut.
Dalam mewujudkan perolehan Dana Hibah untuk penyusunan statuta, langkah awal yang dilakukan AKAFARMA PIM adalah mengadakan Lokakarya Peningkatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Swasta Berbasis Good Governance melalui Penyusunan Statuta Akademi Analis Farmasi dan Makanan Putra Indonesia Malang pada Sabtu, (6/9) bertempat di Hotel Savana Malang.
Kegiatan Lokakarya dihadiri oleh perwakila civitas akademik PIM mulai Biro, dosen, direktur, pengurus dan Pembina yayasan PIM. Sebagai pemateri dalam lokakarya ini adalah Prof. Dr. Anwar Sanusi, S.E, M.Si dari Tim Pengembang Kelembagaan Kopertis VII Jawa Timur dan Prof Chan Bassaruddin Ph.D dari Tim Tata Kelola Dikti.
Workshop yang dilaksanakan di Jakarta, Makassar, Medan, Yogyakarta, Surabaya dan Bandung ini diikuti oleh Rektor/Ketua/Direktur atau unsure pemimpin PT yang mewakili, Ketua atau Sekretaris Senat PT, dan
Ketua/Wakil Ketua Pengurus Badan Hukum Penyelenggara di seluruh Indonesia secara selektif dan efektif.
Kegiatan ini diadakan untuk Peningkatan pemahaman mengenai pengelolaan Perguruan Tinggi Berbasis pada Good University Governance (GUG) dan peningkatan kemampuan pimpinan perguruan tinggi dalam menyusun Rencana Pengembangan Perguruan Tinggi (dalam hal ini adalah Statuta dan Renstra PTS).
Dalam kegiatan ini diadakan kompetisi memperebutkan Dana Hibah Tata Kelola PTS. Seluruh PTS se-Indonesia yang mengikuti workshop ini berkesempatan yang sama untuk mengajukan proposal untuk mendapatkan dana hibah tersebut. Tujuan kompetisi ini adalah memperbaiki statuta dan renstra PTS yang dirasa masih kurang baik.
Dra. Wigang Soelandjari sekretaris Senat Akademi PIM menuturkan seluruh PTS di Indonesia mengikuti kompetisi ini. Kali ini sebagai tamu yang diundang, AKAFARMA PIM pun mengikuti kegiatan ini. “Alhamdulillah, AKAFARMA merupakan satu-satunya PTS tingkat Kopertis VII Jatim yang mendapatkan Dana Hibah Tata Kelola Kampus di bagian Statuta”. Tutur Dosen AKAFARMA PIM tersebut.
Dalam mewujudkan perolehan Dana Hibah untuk penyusunan statuta, langkah awal yang dilakukan AKAFARMA PIM adalah mengadakan Lokakarya Peningkatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Swasta Berbasis Good Governance melalui Penyusunan Statuta Akademi Analis Farmasi dan Makanan Putra Indonesia Malang pada Sabtu, (6/9) bertempat di Hotel Savana Malang.
Kegiatan Lokakarya dihadiri oleh perwakila civitas akademik PIM mulai Biro, dosen, direktur, pengurus dan Pembina yayasan PIM. Sebagai pemateri dalam lokakarya ini adalah Prof. Dr. Anwar Sanusi, S.E, M.Si dari Tim Pengembang Kelembagaan Kopertis VII Jawa Timur dan Prof Chan Bassaruddin Ph.D dari Tim Tata Kelola Dikti.
Jumat, 18 Juli 2014
Lulusan D3 kefarmasian Putra Indonesia Malang akan selalu menjadi Unggul dan mudah meraih sukses
Waduh, bingung
mau cari jurusan saat kuliah ?? hah, D3 farmasi, kerjaannya ngapain ??? Prospek
kedepannya gimana ?? paling susah belajarnya ?!. Mungkin beberapa pertanyaan
ini terlintas di benak siswa yang akan melanjutkan kuliah dibidang farmasi. Banyak
pula siswa yang masih meragukan masa depannya. Belum lagi mereka harus
mempersiapkan datangnya AFTA (Asean Free Trade Area) di tahun 2015 yang
menuntut pelajar dan institusi pendidikan meningkatkan kompetensi dibidangnya sehingga
mampu bersaing di era AFTA. Karena persaingan di dunia kerja bukan lagi pekerja
dari Indonesia saja, namun pekerja dari luar negeri juga bisa bekerja di
Indonesia.
Apasih yang
harus diperhatikan dalam mencari jurusan saat kuliah ?? banyak hal yang harus
diperhatikan dalam memilih jurusan, mulai dari nilai jual lulusan yang tinggi, pekerjaan
yang sesuai keahlian dan dilindungi oleh undang – undang melalui peraturan
pemerintah (UU), kerjasama penempatan karyawan dengan DU/DI serta proses
pembelajaran yang menyenangkan. Sehingga lulusan dengan mudah mencapai prestasi
puncak karir yang mereka inginkan dengan cepat dan tepat.
“Pekerjaan kefarmasian
adalah pembuatan termasuk pengendalian mutu Sediaan Farmasi, pengamanan,
pengadaan, penyimpanan dan pendistribusi atau penyaluranan obat, pengelolaan obat,
pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat, serta pengembangan
obat, bahan obat dan obat tradisional.” Dikutip dari Peraturan Pemerintah (PP)
nomor 51 tahun 2009. Dari PP tersebut dijelaskan bahwa segala hal yang
berkaitan dengan obat, mulai dari produksi, pengendalian mutu, pendistribusian hingga
sampai ke pasien harus dilakukan oleh seorang tenaga teknis kefarmasian (TTK)
dan tidak boleh ditangani selain tenaga teknis kefarmasian. Wahh.. berarti
pekerjaan kefarmasian kalo bukan ditangani oleh orang farmasi melanggar
peraturan pemerintah dong….
Apakah D3
kefarmasian hanya bekerja di bidang farmasi ?? tentu tidak. Dari sektor
industri, lulusan farmasi tentu sangat luas. Mereka bisa masuk di industri yang
bergerak di bidang makanan dan minuman, industri kosmetik, industri obat,
industri jamu dan obat tradisional, serta industri alat kesehatan. Sector
pelayanan, mereka bisa masuk di Puskesmas, Rumah sakit umum dan swasta, Apotek serta klinik kesehatan. Sektor
pemerintahan, lulusan farmasi masuk di Dinas Kesehatan. Dan tak lupa, di sektor
Penelitian. Wow.. banyak peluang – peluang yang bisa ditempati oleh seorang
farmasi.
Banyak informasi
– informasi peluang kerja dibidang farmasi yang mensyaratkan TTK harus memiliki
STRTTK (Surat Tanda Registrasi Tenaga Teknis Kefarmasian) dan SIKTTK (Surat
Ijin Kerja Tenaga Teknis Kefarmasian).
Sektor Pelayanan seperti Rumah Sakit, Apotek, Puskesmas dan klinik kesehatan
saat ini harus mempunyai TTK yang telah memiliki STRTTK. Sektor industri pun
banyak yang membuka informasi peluang kerja bagi TTK yang telah menempuh
pendidikan jenjang Diploma 3. Selain itu juga, banyak lulusan SMF (sekolah
menengah farmasi) yang berbondong – bondong melanjutkan jenjang pendidikan
mereka ke D3 Kefarmasian.
Bagaimana
persaingan lulusan farmasi di dunia kerja ? apakah banyak pesaing – pesaing
seperti jurusan lain ?? Tak banyak kampus – kampus yang membuka jurusan
kefarmasian terutama jenjang Diploma 3. Di Jawa Timur saja, yang membuka
jurusan D3 kefarmasian kurang lebih ada 7 akademi. Salah satunya di Malang
yaitu D3 kefarmasian Putra Indonesia Malang. Akademi Farmasi Pertama (AKFAR) di
Jawa Timur dan Akademi Analis Farmasi dan Makanan (AKAFARMA) Pertama di
Indonesia. Dengan sedikitnya jumlah kampus yang membuka jurusan D3 kefarmasian,
tentu saja sedikit persaingan yang dihadapi oleh lulusan kefarmasian.
Lulusan AKFAR
handal dalam bidang produksi dan pelayanan. Sedangkan AKAFARMA handal dalam
bidang menganalisa. Namun AKFAR dan AKAFARMA sama – sama mendapatkan ilmu
Pelayanan dan analisa dengan konstrasi yang berbeda. Dalam artian Lulusan AKFAR
juga bisa dalam hal menganalisa, sedangkan lulusan AKAFARMA juga bisa dalam hal
pelayanan dan produksi.
Bukankah belajar
farmasi itu sulit ?? Mengapa D3 Kefarmasian Putra Indonesia Malang ?? ada yang
beranggapan bahwa jurusan farmasi memiliki beberapa mata kuliah yang sulit. Namun
dengan pembelajaran yang memanusiakan manusia, belajar farmasipun jadi mudah.
Pembelajaran yang memanusiakan manusia itu fokus pada peserta didik sebagai
subjek. Dosen mengenal dan menyelami kemampuan peserta didiknya. Pembelajaran
ini juga memperhatikan cara kerja otak dalam belajar, yang masing – masing
peserta didik memiliki perbedaan cara belajar. Sehingga peserta didik mampu
mencapai kompetensi, menyelesaikan masalah dan penciptaan karya. Proses pendidikan
seperti inilah yang diterapkan di Putra Indonesia Malang.
Dengan banyaknya
hal pendukung, mulai dari adanya PP yang melindungi TTK, luasnya peluang kerja,
sedikitnya persaingan hingga proses pembelajaran yang benar di Putra Indonesia
Malang, tak heran bila Lulusas D3 Kefarmasian Putra Indonesia Malang mudah
mencapai prestasi puncak. Bagi lulusan yang ingin berkarir di industri, bukan
hanya mudah dalam mencari kerja namun posisi yang mereka tempati bukan
sembarang tempat. Sedangkan bagi mereka yang berwirausaha, tentunya mereka
sudah mempelajari dan berpengalaman ketika mereka berkuliah dan menerapkannya
setelah mereka lulus. Lulusan D3 kefarmasian akan selalu menjadi Unggul dan
mudah meraih kesuksesan.
Langganan:
Postingan (Atom)





